Kuliner Babat Gongso khas Semarang

Semarang memiliki banyak makanan khas, salah satunya adalah babat gongso. Kalau asli orang Semarang pasti tahu masakan ini. Entah dari mana asal muasal adaya olahan makanan dari babat ini bisa menjadi makanan tradisional Semarang. Eh, belum ngulik sih sejarahnya babat gongso dibuat ini. Hal yang menarik adalah setiap wisatawan yang berkunjung, jika memang mereka pecinta kuliner – penggila kuliner, pasti ingin mencoba masakan tradisional Semarang ini. Kalau standarnya ya mampir Semarang pasti ingin merasakan makanan khas yang paling terkenal Lunpia dan Bandeng Presto. Bener ngga? Padahal masih ada menu makanan lain yang patut dicoba ketika berkunjung ke Semarang.

Babat gongso ini menggunakan babat sapi sebagai bahan utamanya. Babat sapi tersebut ditumis dengan bumbu khas babat gongso Semarang dan ditambahkan kecap. Masakan ini paling nikmat disajikan dengan nasi putih hangat.

Di Semarang ada beberapa spot warung terbaik yang menjajakan babat gongso menurut versi Cumibunting. Cekibrot!

1. Babat Gongso Pak Karmin

Babat Gongso Pak Karmin menurut cerita yang beredar merupakan warung yang menjajakan babat gongso paling lama di Semarang. Warung Pak Karmin ini aksesnya cukup mudah karena masih terletak di tengah kota Semarang. Jika kamu dari Jalan Pemuda ke arah kota lama maka kamu akan menemukan Jembatan Mberok. Namanya yaa mberok, hihi. Nah warung Pak Karmin ini sebarisan dengan Kantor Pos Besar Semarang. Warungnya tidak begitu luas, tetapi masakannya mantap dan tempatnya nyaman.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started